Sabtu, 06 Mei 2017

Banda Neira

Badai tuan telah berlalu
Salahkah ku menuntun mesra
Tiap pagi menjelang kau disampingku
Ku aman ada bersamamu

Selamanya
Sampai kita tua
Sampai jadi debu
Ku di liang yang satu
Ku di sebelahmu

Badai puan telah berlalu
Salahkah ku menuntut mesra
Tiap taufan menyerang kau disampingku
Kau aman ada bersamaku

Selamanya
Sampai kita tua
Sampai jadi debu
Ku di liang yang satu
Ku di sebelahmu

Sampai Jadi Debu - Banda Neira
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Itu tadi adalah lirik lagu dari salah satu band indie yang baru aja aku tau, ya siapa lagi kalau bukan Banda Neira. Banda Neira akhir-akhir ini jadi band yang lagu-lagu nya lagi aku gilai alias gandrungi. Dan karena saking tergila-gilanya, makanya kali ini aku bakal bahas sedikit yang aku tau tentang Banda Neira hasil dari searching google.

Banda Neira


---

Aku adalah salah satu dari banyak manusia yang banyak menghabiskan waktu di dunia maya. Dari cuma buka sosial media, buka artikel sana sini bahkan sampe stalking-in orang hehehe. Oke, jadi langsung aja nih. Saat itu adalah malam hari. Sebelum ngerjain tugas, aku selalu melakukan pemanasan dengan membuka semua akun sosial mediaku, sekedar liat apa pemberitahuan terbaru hingga kadang kelewat batas, lupa sama tugas. Nah, saat itu aku sedang membuka akun twitter dan membuka bagian beranda nya. Nah kalau di twitter itu sering kan ya ada akun-akun yang muncul, yang minta di follow, apalagi kalau kita baru aja ngefollow salah satu follower or following nya dia, pasti dia yang yang enggak kita follow bakalan minta ikutan untuk di follow. Nah saat itu, muncullah akun si Banda Neira itu. Pas ngeliat pertama kali, aku mikir "Kayaknya nih nama ga asing lah, macem pernah denger atau liat gitu" Oke, karena penasaran, langsung aja aku buka akunnya. Terus di info profilnya, mereka buat tautan akun soundcloudnya. Yaudahlah, langsung aku buka, dan mulai ngedengerin lagu-lagunya.

---
Lagu pertama yang aku dengar di soundcloud mereka https://soundcloud.com/bandaneira  adalah yang berjudul Langit dan Laut. Nah pertama kali di putar, langsung terdengar suara air, ya seperti di laut gitu, ada suara ombaknya juga. Agak lama memang, malah kemudian aku jadi ragu, mereka ini emang cuma nampilin keahlian mainin alat musik atau emang kayak band biasanya. Dan setelah beberapa lama, akhirnya suara ombak itu selesai, dan mulailah suara seorang pria terdengar. Bernyanyi....

Dan dengarkan ombak 
Yang datang menerjang kuatmu
Dan dengarkan arus
Yang datang nyatakan lemahmu

Langit dan laut
Dan hal-hal yang tak kita bicarakan
Biar jadi rahasia
Menyublim ke udara
Hirup dan sesakan jiwa 

Tau ga sih? Aku ngerasa tentram aman damai sentosa dengar suara dua manusia itu. Suara dan musik yang pas. Oke, satu lagu belum bisa mewakili, aku lanjut dengerin lagu kedua, yaitu yang berjudul Biru, Yang patah tumbuh yang hilang berganti, Sampai jadi debu, yang liriknya aku tulis di pembuka cerita ini, terus lagu Pelukis langit, Senja di jakarta, Di beranda dan lainnya. Banyak banget, Kalau penasaran buka aja sendiri,

Nah, after dengerin lagu-lagunya, aku searching keberadaan mereka di google. Hingga akhirnya aku ketemu akun tumblr mereka yaitu http://dibandaneira.tumblr.com . Terbuka lah semua rasa penasaran.

Banda Neira di gawangi oleh dua orang pria dan wanita yang masing-masing bernama Ananda Badudu dan Rara Sekar

Ananda Badudu adalah seorang jurnalis di koran Harian Tempo. Yang dulunya adalah mahasiswa Hubungan Internasional di Universitas Katolik Parahyangan yang hobinya adalah bikin kue dan dulunya juga aktif di UKM Media Parahyangan (MP).

Ananda Badudu

dan yang satunya lagi, yaitu Rara Sekar. Rara adalah aktivis sosial yang pernah magang di LSM KONTRAS dan juga pekerja sosial.

Rara Sekar
Dan di sono juga, mereka jelasin kenapa nama band nya (eh mereka sebenarnya duo tapi mereka ga suka aja dibilang duo, maunya di bilang Band) Banda Neira. Jadi gini, Banda Neira adalah nama pulau yang berada di Maluku, bagian Timur Indonesia. Keindahan pulau itu, membuat para pejuang yang dulunya di asingkan oleh Belanda ke Banda Neira merasa seperti tidak di buang. Dan karena keindahan dan cerita itu, makanya mereka kasih nama Banda Neira. Emang iya sih, lucu. Tapi ya itu, udah tau alasannya kenapa. 

---
Yaudalah ya, gitu aja ceritanya. Capek juga ngetik panjang-panjang. Intinya, kalian harus dengerin lagu Banda Neira, walaupun mereka udah vakum sejak Desember 2016 kemaren. Toh, karya baik tetap dapat dinikmati dan di apresiasi meskipun untuk para pendengarnya aja.


Terimakasih, Banda Neira. Your song is my soul.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar