07/11/16

Tunas "12345"

Ketika tunas baru tumbuh
Jangan kau peluh
Biarkan saja
Sebab dia baru ingin hidup
Jangan berikan pupuk
Biarkan saja ia menikmati hidup
Terutama hujan
Tetesan itu akan membantu berkembang
Sudah 12345 tunas gagal tumbuh
Tersebab perasaan menggebu
Berharap besar dlm kedipan mata
Pengalaman slalu tertera
Namun siapnya hati
Hanya Tuhan dan malaikat yg tau
Sebab kita tak butuh ruang
Alasan apa ia harus hidup dalam pot itu
Biarkan saja
Jika tak sepenuh hati
Kau punya pilihan
Jangan menabur pupuk
Walau mempercepat
Namun mematikan seketika
Pahamilah
Strukturku rapuh
Sama seperti tulangmu
Sebab itu, pilihlah diantara dua yg ku tanyakan itu

30/08/16

Sstt, ini tengah malam.

Apa yg dapat kau lakukan saat tengah malam tiba?
Ketika malam akan usai
Dan pagi siap menjemput harapan
Kau masih menimbang-nimbang
Pintu kamar telah terkunci
TV sudah dimatikan sejak 5 jam yg lalu
Nasi masih ada didalam rice cooker
Tapi lauknya sudah dilarikan kucing
Sayang, pikiranku tiba-tiba kandas
Enyah seketika
Terowongan masa lalu terbuka lebar
Mengajak ku untuk bermain disana
Diruangan gelap itu
Ada yang ku amati lekat-lekat
Mengingat setiap inci peristiwa
Kapan dan bagaimana 
Kemudian datanglah peri dari masa lalu
Dia bilang "katakan sesuatu"
Aku bertanya "sesuatu?"
Ia menjawab lugas "Iya, kau ingin sesuatu?"
Lalu aku mengacak-acak memori lama
Yang sudah ku format sebagian
Tapi sebagian lagi masih tertinggal
Dan itulah kini yg tersisa
Pintu kamar terbuka
Aku kira peri itu berubah jd nyata
Namun, keliru
Ternyata ayahku ingin ke kamar mandi
Seketika peri muncul kembali
Ia berkata "cepat katakan, sebelum aku pergi."
Aku berpikir sejenak
Dalam hati aku bertanya "Apakah mampu peri ini memberi ku arti dr semua ini?"
Seketika aku tersadar
Ini nyata
Aku terbangun dari tidurku yang tiba-tiba
Ternyata tadi aku tertidur
Seraya itu pula, bunga-bunga mimpi bergerilya
Pelan-pelan aku mencoba tenang
Lalu bertanya, "Peri? Apakah ia ada?"
Jam menunjukkan pukul 03.20
Dan aku tersentak
Besok aku harus pergi ke Bandara pagi-pagi sekali
Segera aku menutup mata lalu berdoa
Semoga setelah pagi nanti, semua ini bisa terformat habis.
Dan aku pun tidur dengan pulasnya.





09/06/16

10 Harapan setelah Ramadhan.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....

Sejak pukul 10 tadi alias hari ini, bertepatan dengan tanggal 09 Juni 2016 saya sudah bergegas berangkat dari rumah menuju tempat nongkrong alias tempat yang ada wifi gratisan. Rencana hati, saya ingin menyelesaikan tugas-tugas saya yang telah terbengkalai karena kemalasan saya dan tidak adanya kuota di kartu modem saya. 

Nah, iseng-iseng, setelah selesai mengerjakan tugas-tugas, saya membuka laman facebook dan instagram saya, betapa terkejutnya saya bahwa seseorang telah men-tag-kan nama saya untuk suatu hal. Rrrr, dan itu adalah si Muhammad Irfan Syahputra (gelaskosong93.tumblr.com)
Saya dikasih tantangan untuk menulis 10 harapan saya setelah bulan Ramadhan. Dan tantangan itu dinaungi oleh Komunitas Blogger Hits kota Medan, yaitu BLOGger Medan (Blog M).
Hah, sebenarnya saya malu untuk menuliskan ini semua, karena semenjak memutuskan untuk bergabung dengan komunitas BlogM, tak sekalipun saya menerima tantangan yang diberikan. Maafkan saya abang dan kakak. 

Oke, karena kali ini saya merasa sangat tertantang, karena si Irfan begitu entengnya men-tag saya, maka saya terima tantangan dari dia. 


Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan. Setiap kebaikan kecil yang kita lakukan pasti langsung dihadiahkan pahala oleh Allah SWT. Untuk itu, pastinya setiap orang berlomba-lomba untuk membuat kebaikan disetiap harinya selama bulan Ramadan.

Nah, sebagai manusia yang tak luput dari dosa, pastinya kita sering kali lalai. Bisa saja, setelah sebulan penuh Ramadan kita melaksanakan semua perintah-Nya dengan baik, nah pada saat selesai Ramadan, kita lupa dengan perintah-perintah-Nya lagi.

Untuk itu, agar semangat terus berkobar selama dan setelah Ramadan, maka saya akan menuliskan 10 Harapan Setelah Ramadan, lets see its.....

1. Shalat lima waktu nya jalan terus tanpa bolong-bolong

2. Lebih rajin baca Quran daripada baca buku, kalau bisa lebih seimbang antara keduanya

3. Sok tau nya dihilangin, lebih dengarin apa kata orangtua (maklum masa transisi, kebanyakan sok tau) 

4. Fokus kuliah alias dasar bahwa akan segera memasuki fase mahasiswa tingkat akhir.

5.Rajin datang Durian BlogM, terutama ikutan tantangan-tantanganya. 

6. Semua urusan kampus dimudahkan jalannya

7. Galaunya berkurang, apalagi karena hal-hal yang enggak penting

8. Akhlak dan tingkah laku bisa ter-upgrade dengan baik

9. Semakin banyak kegiatan yang menghasilkan banyak uang, hahahah

10. Bersyukur lebih banyak lagi


Itulah 10 harapan saya setelah bulan Ramadan nanti. Sebenarnya, harapannya cukup kompleks, tapi karena mengingat dan mengingat, ya itulah yang bisa saya haturkan kepada semuanya.

Semoga kita lebih bahagia!


1. Post banner "Blog M Keroyokan 10 Harapan setelah Ramadhan" di sosmed, sekaligus tag 2 teman yang ingin kamu tantang.
2. Di blog tuliskan tanggal berapa kamu mendapat tantangan
3. Deadline tulisan 3 hari dari tanggal di beri tantangan
4. WAJIB: men-tag link tulisan ke blogM (bisa melalui IG atau FB)
5. WAJIB: memasukkan banner "Blog M Keroyokan" ke dalam tulisan blog masing-masing
5. Jika terlambat menyelesaikan tantangan, di wajibkan menyumbang apapun (bisa dalam bentuk barang atau uang) ke pihak yang membutuhkan.


Dan untuk Irfan, saya telah menyelesaikan tantangan dari kamu. Haha, terimakasih tantangannya untuk kegiatan JOKI bulan JUNI. 
Dan untuk melanjutkan tantangan ini, saya menantang Uci (adindasucipratiwi.blogspot.com) dan kak cici (chicio .blogspot.co.id) untuk menuliskan 10 harapannya setelah Ramadan.

Selamat menulis :)

07/05/16

Satu kata tanpa definisi

Cinta adalah satu kata yang tidak bisa terdefinisi dengan baik. Cinta adalah satu rasa yang sering tak sejalan dengan logika. Cinta adalah satu anugerah yang diberikan Tuhan untuk melengkapi kesempurnaan manusia sebagai makhluk yang memiliki hati.
Cinta...
Cinta adalah ketabuan yang penuh dengan misteri.
Cinta, cinta, cinta.
Satu kata yang tak terdefinisi


03/04/16

Bukan ingin pergi dan meninggalkan.




Siapa yang ingin pergi ?
Aku tak pernah ingin pergi
Kaki ku sudah menempel pada tanah ini
Ceritaku sudah bersenyawa dengan dinding kosong ini

Siapa yang ingin meninggalkan ?
Aku tak pernah ingin meninggalkan
Sesakit apapun luka tak terbantahkan
Ragaku sudah menyatu pada semua kenangan

Kau tau tentang apa yang ku bisikkan 
Beberapa elegi sudah ku bocorkan
Tangisan darah sudah ku berikan
Lalu, siapa yang ingin meninggalkan?

Sampai persenyawaan gelap itu datang
Bukan baru kali ini, tapi datang lagi
Aku terdiam, sedikit menahan nafas
Sekedar beri ruang untuk rasa terkejut

Dadaku menyempit, nafasku memburu
Pikiranku kacau meracau
Yang ada dipikiranku hanya kegelapan
Gelap yang membawa pada keterasingan

Seketika nyawaku menipis
Aku butuh oksigen buatan
Sesak ini terus memburu 
Sangat-sangat menyesakkan

Hah, aku hampir putus harapan
Beri aku waktu dan jarak sedikit saja
Bukan bermaksud untuk meninggalkan
Ini hanya tentang bagaimana aku bisa melupakan masa lalu

Apapun yang telah ku katakan
Tak bermaksud untuk pergi dan meninggalkan
Aku hanya sedang belajar
Bagaimana untuk menyadari yang telah aku lupakan cukup lama

Dekap aku dengan kuat
Tetaplah genggam tangan rapuhku 
Sampai batas waktu tak berkutik
Untuk pergi dan meninggalkan kita......